MEDAN — Penguatan peran dan pemberdayaan perempuan menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan lingkungan yang inklusif, mandiri, dan berdaya. Semangat tersebut diangkat dalam kegiatan diskusi bersama Perempuan Mandiri Universitas Terbuka (PERMATA UT) bertajuk “Suara Perempuan, Inspirasi untuk Perubahan”.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Sistem Informasi, Layanan Jarak Jauh, dan Alumni Universitas Terbuka, Prof. Dr. Paken Pandiangan, S.Si., M.Si. dan istri, Ibu Dumaria Simanullang, S.Kep. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari momentum kebersamaan dan dukungan terhadap penguatan peran perempuan di lingkungan Universitas Terbuka.
Sebagai organisasi pemberdayaan perempuan di lingkungan Universitas Terbuka, PERMATA UT menjadi wadah untuk mendorong pengembangan potensi, kemandirian, serta kontribusi perempuan dalam berbagai bidang kehidupan. Melalui kegiatan diskusi ini, perempuan diberikan ruang untuk bertukar gagasan, menyampaikan pandangan, dan berbagi pengalaman mengenai berbagai isu yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan.

Tajuk “Suara Perempuan, Inspirasi untuk Perubahan” mencerminkan pentingnya memberikan ruang bagi perempuan untuk menyuarakan aspirasi dan mengambil peran dalam menciptakan perubahan positif. Setiap gagasan, pengalaman, dan kontribusi perempuan memiliki nilai penting dalam membangun lingkungan yang lebih berdaya dan saling mendukung.
Diskusi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kolaborasi antarsesama perempuan di lingkungan Universitas Terbuka. Melalui pertukaran perspektif, diharapkan tumbuh kesadaran bahwa pemberdayaan perempuan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kapasitas individu, tetapi juga kemampuan untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan PERMATA UT semakin berperan dalam mendorong kemandirian, meningkatkan kapasitas, serta memperluas kontribusi perempuan di lingkungan Universitas Terbuka dan masyarakat. Semangat “Suara Perempuan, Inspirasi untuk Perubahan” diharapkan dapat diwujudkan melalui tindakan nyata dan kolaborasi yang berkelanjutan.











