SERDANG BEDAGAI – Mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Medan terus menunjukkan komitmen nyata dalam pemberdayaan masyarakat perdesaan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Kewirausahaan. Dipimpin oleh Hofifah Indira Sandi, mahasiswa program studi Manajemen UT Medan, inisiatif wirausaha sosial bertajuk KO.PI (Koreografi & Olah Penampilan Inovatif) Art Studio hadir di Desa Bingkat, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai. Program ini dirancang sebagai solusi One Stop Creative Service guna mengatasi kesenjangan aksesibilitas seni pertunjukan, tingginya biaya jasa tata rias (makeup artist/MUA), serta ketiadaan pelatih tari terstruktur di wilayah perdesaan.

Dalam pelaksanaannya, KO.PI Art Studio mengintegrasikan tiga pilar layanan utama, yakni jasa tata rias berkonsep Asian Modern Look, pembinaan koreografi tari terstruktur, dan penyuntingan audio digital (custom audio mixing).
Melalui efisiensi teknik Smart Mixing Complexion dan pemanfaatan “Studio Alam” tanpa biaya sewa tempat, unit usaha ini mampu memangkas biaya operasional sehingga layanan seni berkualitas dapat diakses oleh pelajar dan masyarakat perdesaan dengan harga yang sangat terjangkau.

Kehadiran KO.PI Art Studio kini telah dipercaya melayani berbagai kebutuhan tata rias acara sekolah dan masyarakat, membina kelompok tari generasi muda, hingga memproduksi aransemen musik pertunjukan untuk ajang berskala nasional seperti Lomba Disporseni Nasional UT.
Guna menjamin keberlanjutan wirausaha sosial ini, KO.PI Art Studio juga memperkuat kemitraan strategis melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MoU) resmi dengan institusi pendidikan seperti Yayasan Darur Ridho (MIS Ar-Ridho dan MAS SKB 3 Menteri) serta aktif berkolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan lokal. Direktur UT Medan sekaligus Dosen Pendamping, Yasir Riady, S.S., M.Hum., mendukung penuh inovasi kreatif yang digagas mahasiswanya ini. Ke depannya, KO.PI Art Studio diproyeksikan akan terus tumbuh menjadi unit wirausaha jasa seni yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus membawa dampak sosial-ekonomi yang positif bagi generasi muda perdesaan.











