Medan, 2026 — Direktur Universitas Terbuka (UT) Medan menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kota Medan.
Kegiatan ini dibuka oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian., M.A., Ph.D., serta Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution serta Ketua DPRD Sumatera Utara Erni Ariyanti Sitorus.
Kehadiran Direktur UT Medan dalam forum strategis ini merupakan bentuk komitmen Universitas Terbuka dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui akses pendidikan tinggi yang inklusif dan fleksibel.
Musrenbang Sumut 2026 menjadi wadah penting bagi pemerintah daerah, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menyusun arah kebijakan pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, berbagai isu strategis dibahas, mulai dari penguatan ekonomi daerah, transformasi digital, hingga peningkatan kualitas pendidikan dan tenaga kerja.
Direktur UT Medan Yasir Riady juga menyampaikan bahwa Universitas Terbuka siap berperan aktif dalam mendukung program-program prioritas pemerintah daerah, terutama dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di wilayah terpencil dan bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu karena bekerja.
“UT hadir sebagai solusi pendidikan tinggi yang fleksibel, berbasis teknologi, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Kami siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mencetak SDM unggul yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujarnya.
Selain itu, UT Medan juga mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran serta peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui program pendidikan berkelanjutan dan pelatihan berbasis kebutuhan industri.
Melalui partisipasi dalam kegiatan Musrenbang ini, diharapkan kolaborasi antara Universitas Terbuka dengan pemerintah daerah semakin kuat, sehingga mampu menghasilkan kebijakan pembangunan yang berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.











