Medan—Universitas Terbuka (UT) Medan kembali menyelenggarakan wisuda bagi mahasiswa Program Magister, Sarjana, dan Diploma pada Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras serta dedikasi mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan melalui sistem pembelajaran jarak jauh. Sebanyak 649 lulusan mengikuti wisuda periode ini. Para lulusan tersebut berasal dari empat fakultas dan dua program sekolah, serta tersebar di 33 kabupaten/kota di Indonesia dan dua wilayah di Malaysia. Capaian ini mencerminkan komitmen UT dalam menyediakan akses pendidikan tinggi yang inklusif, fleksibel, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Dalam sambutannya, Wakil Rektor Universitas Terbuka menyampaikan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Para lulusan diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai integritas yang telah diperoleh selama masa studi. “Universitas Terbuka hadir untuk membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa saja yang ingin meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan. Kami bangga melihat para lulusan hari ini yang telah menunjukkan ketekunan dan semangat belajar sepanjang hayat,” ujarnya. Selain prosesi wisuda, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan sejumlah kerja sama strategis. Universitas Terbuka melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Kota Binjai. Selain itu, UT Medan juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Utara, serta Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) di wilayah kerja UT Medan. Kegiatan ini juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada lulusan terbaik yang menunjukkan capaian akademik dan nonakademik yang unggul. Penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa UT untuk terus berprestasi. Melalui wisuda Periode I Tahun 2026 ini, Universitas Terbuka kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global. Kegiatan ini ditutup dengan harapan agar para lulusan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing serta terus menjunjung tinggi nama baik almamater.
UT Medan Bersama LPPM UT Laksanakan Monitoring Survei Kepuasan Mahasiswa
Medan—Universitas Terbuka (UT) Medan bersama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Terbuka (LPPM UT) laksanakan kegiatan Monitoring Survei Kepuasan Mahasiswa di lingkungan UT Medan (24/4). Kegiatan tersebut dihadiri oleh direktur UT Medan, Yasir Riady, S.S., M.Hum, perwakilan dari LPPM UT, Gunawan Wiradharma, S.Pd., M.Si., M.Hum., Manajer Pembelajaran, Kemahasiswaan, dan Alumni, Nisha Marina S.E. M.Si., serta sejumlah mahasiswa dari berbagai program studi. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan mahasiswa terhadap layanan UT Medan, sekaligus menekankan kemudahan akses layanan terhadap mahasiswa Universitas Terbuka. Kegiatan ini juga menjadi sarana pengumpulan data serta masukan yang konstruktif guna pengembangan berkelanjutan di lingkungan UT, khususnya UT Medan. Selama kegiatan berlangsung, peserta aktif berpartisipasi dalam proses monitoring dan pengisian instrumen survei. Hal ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan tinggi yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan Universitas Terbuka—khususnya UT Medan—dapat terus meningkatkan kualitas dan kemudahan layanan terhadap mahasiswa maupun masyarakat. Kontributor: Megawaty T. Sibagariang
UT Medan Gelar OSMB dan PKBJJ Online 2025/2026, Bekali Mahasiswa Baru Kuasai Sistem Belajar Jarak Jauh
Medan – Universitas Terbuka (UT) Medan menyelenggarakan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) yang dirangkaikan dengan Program Kegiatan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) secara daring bagi mahasiswa baru program Diploma dan Sarjana semester genap tahun akademik 2025/2026, Minggu (19/4). Kegiatan ini menjadi tahap awal penting bagi mahasiswa dalam memahami sistem pembelajaran jarak jauh yang menjadi ciri khas Universitas Terbuka. Melalui kegiatan OSMB UT Medan, mahasiswa baru diperkenalkan pada berbagai aspek penting, mulai dari sistem pembelajaran, layanan akademik, hingga pemanfaatan platform digital pendukung perkuliahan. Pendekatan ini dirancang untuk membantu mahasiswa beradaptasi dengan model pendidikan terbuka dan fleksibel berbasis teknologi. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur UT Medan, Yasir Riady, S.S., M.Hum., serta dilengkapi dengan tayangan video sambutan dari Rektor Universitas Terbuka sebagai bentuk dukungan terhadap semangat belajar mahasiswa baru. Memasuki sesi inti, peserta mendapatkan materi komprehensif terkait proses akademik di UT, meliputi pengantar LPKBJJ, konsep pendidikan terbuka dan jarak jauh, sistem pembelajaran, registrasi dan ujian, layanan pembelajaran, serta informasi kemahasiswaan dan alumni. Selain itu, mahasiswa juga dikenalkan dengan platform digital seperti UT Online dan MyUT yang menjadi sarana utama dalam menunjang kegiatan belajar daring. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi PKBJJ yang berfokus pada penguatan keterampilan belajar mandiri. Dalam sesi ini, mahasiswa dibekali strategi menyusun rencana belajar efektif, teknik membaca cepat, keterampilan mencatat, pengembangan peta konsep, hingga kiat sukses mengikuti tutorial online. Antusiasme mahasiswa terlihat dari partisipasi aktif dalam setiap sesi, termasuk diskusi dan tanya jawab dengan narasumber. Interaksi ini menjadi indikator tingginya minat mahasiswa dalam memahami sistem pembelajaran di Universitas Terbuka. Melalui pelaksanaan OSMB dan PKBJJ online ini, UT Medan menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan pendidikan berkualitas berbasis digital. Kegiatan ini diharapkan mampu mempersiapkan mahasiswa baru agar lebih mandiri, disiplin, dan siap menghadapi perkuliahan di era pembelajaran jarak jauh. Kontributor: Megawaty T. Sibagariang
UT Medan Perkuat Wawasan Global melalui Forum Internasional “Sustainable Business and Smart Technologies for Inclusive Growth”
Medan — Universitas Terbuka (UT) Medan memperkuat wawasan global melalui partisipasi dalam forum internasional bertema Sustainable Business and Smart Technologies for Inclusive Growth, Sabtu (18/4/2026). Direktur UT Medan, Yasir Riady, S.S., M.Hum, menyatakan bahwa keikutsertaan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan adaptasi institusi terhadap perkembangan teknologi dan pendidikan masa depan. Forum ini menghadirkan pembahasan terkait kecerdasan buatan (AI), transformasi keuangan perguruan tinggi, keamanan siber, serta pendidikan berkelanjutan. Dr. Mary Grace M. Villaflores menekankan pentingnya pendekatan Human-Centered AI dalam pembelajaran multidisipliner. Yushita Marini, S.E., M.Si., CIPSAS, turut memaparkan transformasi pengelolaan keuangan perguruan tinggi menuju sistem yang lebih otonom dan berbasis kinerja. Sementara itu, Dr. Mohammed Bin Shamlan menyoroti pentingnya keamanan siber sebagai fondasi keberlanjutan sistem digital. Prof. Karen Ferreira-Meyers menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi cerdas menjadi kunci dalam menjawab tantangan pendidikan global, termasuk kesenjangan akses dan kebutuhan keterampilan baru. Melalui forum ini, UT Medan diharapkan terus mendorong inovasi pendidikan jarak jauh serta meningkatkan daya saing sumber daya manusia di tingkat global. Kontributor: Megawaty T. Sibagariang
UT Medan Bekali Mahasiswa Baru Wilayah Langkat dan Binjai Melalui OSMB dan PKBJJ
Binjai – Universitas Terbuka (UT) Medan melaksanakan kegiatan Pengenalan Kegiatan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) dan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) bagi mahasiswa baru wilayah Langkat dan Kota Binjai pada 4–5 April 2026 di Gedung Astro Ovany, Binjai. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UT Medan dalam memberikan layanan pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan mahasiswa baru yang berasal dari berbagai daerah di Kabupaten Langkat dan Kota Binjai. Kehadiran para mahasiswa baru tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh yang fleksibel serta dapat diakses oleh berbagai kalangan. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pembekalan melalui berbagai materi penting, seperti sistem belajar mandiri, pemanfaatan layanan akademik, penggunaan platform pembelajaran daring, serta informasi terkait registrasi, tutorial, hingga pelaksanaan ujian. Materi yang diberikan dirancang untuk membantu mahasiswa memahami mekanisme perkuliahan secara menyeluruh. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta disambut dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Hal ini terlihat dari keaktifan mahasiswa dalam mengikuti setiap sesi, baik saat penyampaian materi, diskusi interaktif, maupun kegiatan ice breaking yang turut menambah semangat belajar. Melalui kegiatan PKBJJ dan OSMB ini, mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan sistem pembelajaran jarak jauh, menjadi lebih mandiri, disiplin, serta mampu mengelola waktu belajar secara efektif. UT Medan juga berharap seluruh mahasiswa baru dapat menjalani proses perkuliahan dengan baik dan meraih kesuksesan di masa depan.
UT Medan Gelar SERASI X PPKS Seri 26, Soroti Pencegahan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pendidikan dan Masyarakat
Medan— Universitas Terbuka (UT) Medan bersama PPKS menggelar Seminar Akademik dan Edukasi (SERASI) X PPKS Seri 26 bertajuk “Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual di Lingkungan Masyarakat dan Dunia Pendidikan” secara virtual melalui Zoom, Sabtu (11/4). UT Medan menghadirkan tiga narasumber, yakni Prof. Yasmirah Mandasari Saragih, Dr. Devita Mesayu mewakili Kepala Dinas P3AKB Sumut, serta Erna Risnawati dari Satgas PPKS UT. Dalam pemaparannya, para narasumber menyoroti bahwa kekerasan seksual masih menjadi persoalan serius di dunia pendidikan karena sering tersembunyi, sulit dilaporkan, dan banyak melibatkan pelaku yang memiliki posisi kuasa. Selain menekankan pentingnya landasan hukum yang kuat, seminar juga mengungkap data bahwa satu dari empat anak pernah mengalami kekerasan seksual, dengan anak perempuan sebagai kelompok paling rentan. Pencegahan dinilai harus dilakukan melalui edukasi sejak dini, penguatan regulasi, sistem pelaporan yang aman, serta keterlibatan aktif keluarga, sekolah, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, UT Medan menegaskan komitmennya dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan seksual.
Bekali Mahasiswa Baru, UT Medan Sukses Gelar OSMB dan PKBJJ di Tebing Tinggi
Tebing Tinggi— Universitas Terbuka (UT) Medan sukses menyelenggarakan kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) dan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) di Hotel Amanda Tebing Tinggi pada 4–5 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk memahami sistem pembelajaran jarak jauh sekaligus membekali mereka dengan strategi belajar yang efektif. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua SALUT Tebing Tinggi dan Serdang Bedagai yang turut memberikan motivasi kepada peserta dalam memulai perjalanan akademik di UT Medan. Materi utama disampaikan oleh Nisha Marina yang mengulas teknik belajar mandiri, manajemen waktu, serta pemanfaatan layanan akademik UT. Penyampaian yang komunikatif membantu peserta memahami konsep pembelajaran jarak jauh secara lebih komprehensif. Selain itu, kegiatan juga melibatkan tim Organisasi Mahasiswa (Ormawa) yang berbagi pengalaman seputar aktivitas kemahasiswaan di UT Medan. Hal ini memberikan gambaran bahwa mahasiswa tetap dapat aktif dan berprestasi meskipun menjalani sistem pembelajaran jarak jauh. Melalui OSMB dan PKBJJ ini, mahasiswa baru UT Medan, khususnya di wilayah Tebing Tinggi, diharapkan lebih siap menjalani proses pembelajaran serta mampu meraih hasil optimal dalam studi mereka. Kontributor: Putri Keumala Ayu
UT Medan Hadirkan Edukasi Kuliah Fleksibel di Tengah SMAN 2 Fair
Medan— Universitas Terbuka (UT) Medan menghadirkan edukasi terkait sistem kuliah fleksibel dalam kegiatan SMAN 2 Fair yang diselenggarakan di SMAN 2 Medan pada 1–2 April 2026. Melalui kegiatan sosialisasi dan promosi pendidikan tinggi, UT Medan memperkenalkan konsep pembelajaran jarak jauh yang memungkinkan mahasiswa untuk kuliah secara mandiri, fleksibel, dan tetap dapat menyesuaikan dengan aktivitas lainnya. Edukasi ini menjadi penting bagi siswa sebagai gambaran alternatif dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Antusiasme siswa terlihat sejak hari pertama, terutama pada sesi talk show yang menghadirkan mahasiswa Ilmu Komunikasi UT Medan, Subali Fillix Pratama. Dalam sesi tersebut, ia berbagi pengalaman perkuliahan sekaligus menjelaskan bagaimana sistem kuliah fleksibel di UT dapat dijalani secara efektif. Kegiatan ini juga diisi dengan dialog interaktif bersama Direktur UT Medan yang mengulas keunggulan sistem pembelajaran UT. Penjelasan yang disampaikan memberikan pemahaman lebih mendalam kepada siswa terkait peluang kuliah tanpa batasan ruang dan waktu. Selain itu, gerai layanan informasi UT Medan menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi selama kegiatan berlangsung. Para siswa aktif mencari informasi mengenai program studi, sistem pembelajaran, hingga proses pendaftaran, serta berdiskusi langsung dengan tim yang bertugas. Melalui partisipasi ini, UT Medan berharap dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep kuliah fleksibel sekaligus memperluas minat untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen UT Medan dalam menghadirkan akses pendidikan yang inklusif dan adaptif bagi generasi muda. Kontributor: Putri Keumala Ayu
UT Medan Dorong Akses Kuliah Fleksibel di Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional 2026
Medan — Universitas Terbuka (UT) Medan melaksanakan kegiatan sosialisasi dan promosi pendidikan tinggi dalam rangkaian Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1 yang digelar di BBPVP Medan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UT Medan dalam mendorong akses kuliah fleksibel bagi masyarakat, khususnya peserta pelatihan vokasi. Melalui sosialisasi tersebut, UT Medan memperkenalkan sistem pembelajaran jarak jauh yang memungkinkan peserta untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan aktivitas pelatihan maupun pekerjaan. Skema pembelajaran yang adaptif ini dinilai relevan dengan kebutuhan peserta yang tengah meningkatkan kompetensi keterampilan kerja. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya minat terhadap informasi yang disampaikan, mulai dari pilihan program studi, sistem perkuliahan, hingga peluang pengembangan karier. Interaksi aktif selama kegiatan menunjukkan bahwa akses pendidikan yang fleksibel menjadi kebutuhan penting di tengah dinamika dunia kerja saat ini. Keikutsertaan UT Medan dalam kegiatan ini juga mencerminkan komitmen institusi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Integrasi antara pelatihan vokasi dan pendidikan tinggi diharapkan mampu menciptakan lulusan yang tidak hanya terampil secara praktis, tetapi juga memiliki landasan akademik yang kuat. UT Medan berkomitmen akan terus memperluas jangkauan sosialisasi ke berbagai sektor strategis guna menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang inklusif, terbuka, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
UT Medan Gelar OSMB dan PKBJJ di Rantau Prapat, Mahasiswa Baru Dibekali Keterampilan Belajar Mandiri
Rantau Prapat — Universitas Terbuka (UT) Medan menyelenggarakan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) dan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) pada 4–5 April 2026 di Hotel Suzuya Rantau Prapat. Sebanyak 220 mahasiswa baru mengikuti kegiatan ini sebagai tahap awal memasuki sistem pembelajaran jarak jauh. Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh, mencakup registrasi, layanan akademik, bahan ajar, serta penggunaan platform pembelajaran daring. Dalam sambutannya, Drs. Syahril, M.Pd menegaskan pentingnya kemandirian, disiplin, dan konsistensi dalam proses belajar. Mukmin, S.E menambahkan bahwa UT Medan terus mengembangkan layanan akademik berbasis digital guna mendukung keberhasilan studi mahasiswa. Sementara itu, Fajar Saigun Wibowo, S.Kom menjelaskan bahwa kegiatan ini dilengkapi dengan simulasi tutorial online dan praktik akses layanan akademik agar mahasiswa mampu langsung memanfaatkan sistem yang tersedia. Kegiatan berlangsung interaktif melalui penyampaian materi, simulasi, dan diskusi. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan. Melalui OSMB dan PKBJJ ini, UT Medan menegaskan komitmennya dalam mendampingi mahasiswa baru agar mampu beradaptasi secara optimal serta membangun kemandirian dalam pembelajaran jarak jauh.