MEDAN, 11 Februari 2026– Menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif, Universitas Terbuka (UT) Medan hadir di SMKS Multi Karya Medan untuk menawarkan solusi pendidikan tinggi yang selaras dengan profil lulusan sekolah kejuruan. Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya memperkenalkan sistem perkuliahan UT, tetapi juga membuka wawasan siswa bahwa mereka dapat meraih gelar sarjana tanpa harus mengorbankan kesempatan untuk langsung bekerja setelah lulus.
Dalam sesi diskusi, tim UT Medan memaparkan bahwa sistem pendidikan jarak jauh dirancang untuk mendukung kemandirian mahasiswa. Bagi siswa SMKS Multi Karya yang telah memiliki keterampilan teknis, model pembelajaran di UT menjadi pilihan strategis. Mahasiswa dapat mengembangkan pengalaman profesional di dunia kerja sekaligus memperdalam teori akademik secara fleksibel melalui platform digital yang terintegrasi.
Kepala sekolah beserta jajaran guru SMKS Multi Karya Medan mengapresiasi kehadiran UT Medan sebagai mitra pendidikan yang relevan bagi lulusan SMK. Hal ini memberikan keyakinan kepada para siswa bahwa mereka memiliki peluang untuk meningkatkan kualifikasi ke jenjang strata satu (S1) dengan biaya yang terjangkau dan sistem yang fleksibel.

Antusiasme juga terlihat dari siswa kelas XII yang tertarik pada penjelasan mengenai skema perkuliahan fleksibel, peluang beasiswa, serta layanan bantuan belajar yang tersebar di berbagai wilayah. Sejumlah siswa bahkan langsung berkonsultasi terkait teknis pendaftaran. UT Medan tidak menerapkan batasan usia, sistem drop out, maupun pembatasan tahun ijazah, sehingga calon mahasiswa memiliki keleluasaan untuk menentukan waktu memulai studi.
Melalui kegiatan ini, UT Medan berharap dapat mencetak lebih banyak “sarjana praktisi” dari lulusan SMKS Multi Karya—yakni lulusan yang unggul dalam keterampilan sekaligus kuat dalam landasan akademik. Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata serta komitmen bersama untuk terus mendorong peningkatan literasi pendidikan tinggi bagi generasi muda di Kota Medan.










