SEMINAR AKADEMIK UPBJJ-UT MEDAN “Menanamkan kesadaran keberagaman dan toleransi pada generasi emas Indonesia”

Untuk menyongsong, menata dan mengembangkan kualitas lulusan UT yang akan menerima ijazah, Universitas Terbuka UPBJJ Medan menyelenggarakan Seminar Akademik bagi 600 lulusan UT dengan mengusung tema “Menanamkan Kesadaran Keberagaman dan Toleransi pada Generasi Emas Indonesia.

sem1

Narasumber pada Seminar ini adalah Dr Deny Setiawan, M.Si dari Universitas Negeri Medan dan Dr Anwarsyah Nur, MA dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

Dr Anwarsyah Nur, MA menyampaikan materi mengenai keberagaman dan toleransi dari sisi isi Al Qur’an dengan merujuk ke salah satu surat yang isinya ditujukan kepada seluruh manusia bukan hanya kepada orang beriman yakni surat Al Hujurat Ayat 13 yang artinyaHai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu.


sem2

Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. Menurut Anwarsyah Nur, Apabila generasi muda Indonesia terpecah belah dan narkoba dikonsumsi mereka maka bukan generasi emas yang akan terbentuk di tahun 2045 namun generasi bermasalah yang muncul. Untuk itu Dosen dan Guru sebagai garda terdepan dalam mempersiapkan generasi emas Indonesia yaitu generasi yang tidak hanya cerdas namun santun dan menghargai perbedaan dan keragaman yang ada.

Menurut Dr Deny Setiawan, M.Si , untuk mempersiapkan generasi emas Indonesia perlu dikembangkan pendidikan kebangsaan dan multikultural berbasis nilai-nilai asli Indonesia yang berdasarkan kepada Ideologi Negara Indonesia, Pancasila, jangan merujuk ke kultur negara lain yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia. Nilai-nilai pada Pancasila: Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, Keadilan harus ditanamkan, dipahami, dan dipraktikkan oleh anak didik, bukan hanya sekedar teori.